PEDULI KEPADA SESAMA

Matius 25:31-46
Dan raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku(ay.40)

Sebuah acara televisi yang sangat terkenal “Kick Andi” baru-baru ini menyelenggarakan penghargaaan untuk orang-orang yang peduli terhadap sesamanya: “Kick Andi Heroes 2012.” Saya mengikuti dari awal sampai akhir, mereka-mereka yang mendapat penghargaan tersebut, berkecimpung pada sebuah pekerjaan yang bermuara pada kepedulian pada sesama, alam dan binatang. Secara prosentase kepedulian kepada sesama memiliki angka yang terbesar. Mereka peduli kepada orang-orang cacat, memiliki hati untuk anak-anak pemulung yang tersisih, bahkan untuk mereka-mereka yang “gila” dan berkeliaran di pinggir jalan. Tidak ada penjelasan, apakah mereka orang percaya atau bukan, yang pasti mereka peduli kepada sesama dan mendapatkan penghargaan. 
Bagaimana dengan kita orang percaya? Yesus memberikan pengajaran kepada kita perihal kedatangannya kedua kali melalui sebuah perumpamaan seorang raja yang akan memisahkan rakyatnya sama seperti gembala memisahkan domba dan kambing. Mereka
By Kim Brianne@picasaweb
yang domba dan berhak menerima kehidupan kekal adalah mereka yang memperhatikan raja ketika berada di dunia. Yaitu, ketika Dia lapar, mereka memberi makan. Ketika Ia haus, mereka memberi minum dan ketika Sang Raja sakit maka mereka melawat dll. Kapan keadaan itu terjadi? Dan raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Jadi, ketika kita peduli terhadap sesama kita yang sedang dalam keadaan yang tidak seharusnya, maka hakekatnya kita belajar untuk semakin melayani Tuhan melalui kehidupan orang lain.
Sekarang, dengan keadaan dunia ini, gempa dimana-mana, kelaparan merajalela, orang-orang yang kekurangan dimana-mana, kesempatan untuk belajar melayani terus ada dan masih ada. Karenanya, mari kita lebih memperhatikan sesama, dan terus peduli, berikan hidup, waktu, tenaga dan harta kita untuk orang-orang percaya yang membutuhkan. Teruslah untuk peduli terhadap orang lain, karena saat itulah kita peduli juga kepada Allah. Amin.

Renungan Harian "Tuntunan Hidup Berkemenangan"
Ditulis oleh: Pestaria Happy K. Samosir

0 comments:

Posting Komentar