ORANG-ORANG YANG SERIUS DENGAN HIDUPNYA (3)


Kisah Para Rasul 22:17-21
Tetapi kata Tuhan kepadaku: Pergilah, sebab Aku akan mengutus engkau jauh dari sini kepada bangsa-bangsa lain (ayat 21)

Orang-orang yang serius atau sungguh-sungguh dengan hidupnya pasti ingin hidupnya yang singkat ini berarti dan bermanfaat. Namun bagaimana caranya memiliki hidup yang berarti atau bermanfaat? Caranya yaitu dengan melayani Tuhan.

ORANG-ORANG YANG SERIUS DENGAN HIDUPNYA ADALAH ORANG YANG SERIUS MELAYANI TUHAN. Kita harus tahu bahwa kita dipilih bukan saja agar kita keluar dari kegelapan & masuk dalam terang-Nya yang gemilang, tapi Tuhan punya tujuan yakni agar kita memberitakan  perbuatan-perbuatan Tuhan yang besar (1Petrus 2:9). Jadi, hidup anak Tuhan bukanlah hidup yang egois, sebab kita dipanggil & dipilih supaya orang lain dapat mengenal-Nya. Dengan begitu, hidup kita yang singkat ini jadi bermanfaat. Kembali Paulus bisa dijadikan contoh. Keseriusan Paulus melayani Tuhan nampak dalam:

  • TAAT pada perintah Tuhan: bersaksi kepada bangsa-bangsa lain (Kisah 22:21). Untuk bersaksi agar bangsa lain mengenal Kristus, Paulus membayar harga yang mahal seperti dianiaya bangsa Yahudi & penguasa.
  • GIAT melaksanakan tugasnya memberitakan Injil (1Korintus 9:16). Paulus melayani Tuhan bukan sebagai prestise atau kebanggaan diri tapi sebagai tugas yang harus ia pertanggung-jawabkan pada Tuhan.  
  • SIAP menghadapi tantangan (2Korintus 11:23-29). Banyak tantangan yang dihadapi Paulus seperti: sering dipenjara, dicambuk sampai hampir mati, bencana, tantangan dari orang Kristen palsu, kelaparan, dan sebagainya.
  • SETIA sampai akhir (2Timotius 4:6-8). Sampai saat ia hendak dieksekusi, Paulus tetap setia, ia menganggap seluruh hidupnya sebagai korban persembahan bagi Allah dan kematiannya menyempurnakan korbannya.

Kita lihat Paulus begitu serius/tekun melayani Tuhan, sehingga tak heran bila dipakai Tuhan luar biasa. Mari kita melayani Tuhan dengan serius. Caranya dengan menyaksikan perbuatan Tuhan pada orang lain, giat melakukan pekerjaan saudara (apapun pekerjaan itu lakukanlah dengan giat seperti untuk Tuhan), jadilah orang yang siap hadapi tantangan iman, dan setialah pada Tuhan sampai akhir. Dengan begitu, hidup saudara jadi bermanfaat karena saudara menjadi Imam bagi sesama dan jembatan bagi orang yang belum percaya untuk mengenal Tuhan Yesus. 

Khotbah oleh: Doni Heryanto


0 comments:

Posting Komentar